BPJS KESEHATAN Pati Tandatangani MOu dengan PCNU Rembang

(Rembang-Jateng) Sebagai bentuk komitmen menjalankan amanah undang-undang terkait pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional, BPJS Kesehatan Cabang Pati bersama Pengurus Cabang Nahdattul Ulama Kab.Rembang (PCNU) sepakat menjalin kerjasama melalui penandatanganan MOU. Melalui sinergi ini, diharapkan PCNU dapat mendukung BPJS Kesehatan mencapai universal health coverage Januari 2019 mendatang.

Nahdatul Ulama merupakan salah satu organisasi terbesar dalam bidang sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan, dengan jaringan kepengurusan yang sangat luas di seluruh Indonesia. Diharapkan dapat mengajak masyarakat menjadi akselerator dalam mencapai tujuan pemerintahan baik dibidang ekonomi, pendidikan, sosial dan kesehatan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Pati sebagai penyelenggara program JKN-KIS senantiasa berupaya menjalin kerjasama dan memperkuat hubungan kemitraan dengan berbagai pihak,  salah satunya dengan PCNU kab Rembang.

“Perlu MOu antara BPJS Kesehatan dengan PCNU Rembang supaya meningkatkan kesadaran dan mendorong warga dibawah naungan Nahdatul Ulama khususnya di Kabupaten Rembang akan pentingnya memiliki Jaminan  Kesehatan Nasional dengan mendaftarkan diri dalam kepesertaan.” ungkap Wakil pimpinan PCNU Rembang, KH Abdul Rozak.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Pati, dr. Rachmad Widodo mengungkapkan sampai dengan bulan November tahun 2016 tercatat sebanyak 467.671 jiwa atau 75,54% penduduk di Kabupaten Rembang telah menjadi peserta program JKN-KIS dari total penduduk sebanyak 619.092 jiwa. “Hadirnya program JKN-KIS membuat masyarakat yang awalnya takut berobat ke fasilitas kesehatan karena biaya yang besar, menjadi tidak khawatir lagi. ” Tegas dr. Rahmad Widodo.

Menurut dia, tujuan adanya kerjasama yang dituangkan dalam MOu antara PCNU Kabupaten Rembang dengan BPJS Kesehatan demi percepatan rekrutmen dan menjamin seluruh warga dibawah naungan Nahdatul Ulama di daerah Kabupaten Rembang mempunyai Jaminan Pemeliharaan  Kesehatan dengan menjadi peserta JKN-KIS.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Rembang, dr. Ali Shofi’i mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Rembang yaitu 19% dan yang sudah tercover dalam Jaminan Kesehatan Nasional sebesar 64%. “Harapan dengan adanya MOU antara PCNU Rembang dengan BPJS Kesehatan akan lebih mempercepat perluasan kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten Rembang mencapai Universal Health Coverage sebelum Tahun 2019.” Ujar dr. Ali Shofi’i.

Selain itu, Muktamar NU ke 33 di Jombang, dari berbagai kajian diputuskan bahwa BPJS Kesehatan “Halal” atau tidak haram. Sehingga masyarakat tidak perlu takut untuk menjadi peserta JKN-KIS. “Sesuai salah satu azas dari program ini adalah gotong royong maka diperlukan peran dari semua pihak khususnya untuk warga Nahdatul Ulama di Kabupaten ini untuk dapat segera mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS.” Tegas Drs. H. Taufan,  Narasumber dari PCNU Rembang.

Harapannya dengan adanya MOU ini antara BPJS Kesehatan Cabang Pati dengan PCNU Kabupaten Rembang dapat bersinergi meningkatkan derajat kesehatan seluruh warga Rembang khususnya yang berada dibawah nanungan PCNU Kabupaten Rembang. (TIM/h1).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *