Lalui Luapan Banjir, Endro Serahkan Bantuan Logistik Bagi Korban Banjir

(Gabus-Pati) – Kejadian banjir yang menimpa dibeberapa wilayah dikabupaten Pati turut menjadi perhatian Endro Dwi Cahyono, Direktur Utama sekaligus owner PT. Dewangga Lill Hajj Wal Umroh. Sabtu Sore (18/02) Endro bersama dengan sejumlah karyawan Dewangga mendatangi warga Dukuh Biteng dan Karang kedempel, Desa banjarsari kecamatan Gabus Pati yang hingga kini masih terendam banjir untuk memberikan bantuan logistik.

Dengan menggunakan perahu, Endro menyusuri luapan banjir yang merendam ratusan rumah untuk menyerahkan secara langsung bantuan kepada warga setempat. Bahkan saat menyusuri jalan yang kini terendam air banjir itu, endro sempat kaget dengan kondisi warga dengan rumah yang terendam air banjir hingga 2 minggu lebih, hal itu sangat menggetarkan hatinya.

Meski hanya membantu mie instan, diharapkan dapat memerpanjang dan stok kebutuhan makan warga, tidak ada alasan apapun, kehadiran endro di lokasi banjir merupakan bentuk empatinya kepada warga, agar tetap kuat menjalani musibah banjir.

“Saya sangat prihatin sekali, saya turut merasakan bagaimana penghuni rumah-rumah yang terendam banjir hingga satu meter, bahkan ada beberapa yang lebih. Saya bayangkan bagaimana mereka (korban banjir.red) hidup karena saya lihat ada beberapa rumah yang dikosongkan, namun kebanyakan mereka bertahan di sana. Bayangkan kalau rumah sampai terendam air hingga lebih satu meter, bagaimana mereka tidur, MCK, sosialnya seperti apa, anak-anak bagaimana dan ini berlangsung hampir dua minggu lebih.” Ungkap endro.

Dengan kejadian itu, peranan semua pihak terkait, termasuk Pemkab Pati serta masyarakat sangat dibutuhkan, mengingat bencana banjir di sekitar aliran Sungai Juwana ini terjadi hampir setiap tahun. Terobosan baru, tentunya sangat dibutuhkan, agar bencana serupa tidak terjadi lagi.

Endro Dwi cahyono Menyerahkan Bantuan Kepada Warga di Lokasi Banjir, Dukuh Biteng Ds. Banjarsari Gabus

Pria asli pati yang juga menjabat Ketua DPD Amphuri Jawa Tengah itu sangat mencemaskan kondisi warga yang terdampak banjir untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya. Terlebih, jika tidak ditangani secara cepat dan serius dalam waktu singkat, dikhawatirkan akan muncul berbagi masalah, seperti wabah penyakit, pengaruh sosial hingga berbagai masalah ekonomi dan pendidikan formal anak-anak akan terganggu.

“Pihak terkait harus mampu mengantisipasi, jangan sampai kejadian serupa terjadi lagi, yang penting kita harus bersama-sama bekerja bersama. Alhamdulillah bisa tuntas tidak ada banjir. Meskipun ada jangan lama-lama banjirnya,” terangnya. (Hartono).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *